5 Hal yang Harus Dilakukan Ketika Si Kecil Demam : Pertolongan Darurat Saat Bayi Anda Demam

Februari 05, 2023

 


Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan panas pada bayi di rumah dengan mudah. Hal ini penting diketahui agar orang tua tidak panik saat anaknya demam. Untuk lebih jelasnya mari kita simak pembahasan berikut ini.

 

Bayi bisa dikatakan demam jika suhu tubuhnya mencapai 38o C atau lebih. Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai sebab, mulai dari infeksi bakteri atau virus, demam setelah imunisasi, tumbuh gigi, hingga penggunaan pakaian yang terlalu tebal.

 

Berbagai Cara Meredakan Panas Pada Bayi di Rumah

Demam pada bayi umumnya merupakan kondisi normal dan pada kebanyakan kasus tidak perlu ditakuti. Hal ini dikarenakan demam merupakan reaksi sistem kekebalan tubuh saat melawan kuman penyebab infeksi, seperti virus atau bakteri.

 

Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk tetap tenang agar dapat memberikan perawatan dan perhatian yang dibutuhkan bayi saat demam. Beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan panas pada bayi antara lain:

 

1. Berikan kompres air hangat

Saat si kecil tidur, Anda bisa mengompres keningnya dengan kain basah sebagai cara meredam panas. Jika suhu tubuh tinggi, Anda juga bisa mengompres bagian leher, ketiak, atau selangkangan. Namun, pastikan Anda mengompresnya dengan air hangat atau air biasa.

 

2. Mandikan  anak dengan air hangat

Selain mengompres dahi, Anda juga bisa menggunakan kain atau memandikan bayi menggunakan air hangat atau suam-suam kuku. Sebaiknya hindari mandi menggunakan air dingin karena dapat membuat si kecil menggigil dan suhu tubuhnya meningkat.

 

3. Beri anak Anda minum secukupnya

Agar Si Kecil tidak mengalami dehidrasi akibat demam, pastikan Anda memenuhi asupan cairannya dengan memberinya ASI atau susu formula dalam jumlah yang cukup. Hal ini karena tubuh bayi akan lebih banyak mengeluarkan cairan melalui keringat dan urin saat demam.

 

4. Kenakan pakaian yang ringan

Jika bayi Anda mengenakan pakaian berlapis atau tebal, panas tubuh akan terperangkap di dalam pakaian tersebut dan membuat demamnya semakin sulit mereda. Sebaiknya pilih pakaian yang tidak terlalu tebal, namun tetap nyaman saat digunakan. Jika si kecil terlihat menggigil, Anda bisa mengenakan selimut atau pakaian yang nyaman untuknya.

 

5. Jaga agar suhu ruangan tetap dingin atau sejuk

Cara menurunkan panas pada bayi selanjutnya adalah dengan mengusahakan agar suhu kamar tidur bayi tetap sejuk. Jika suhu ruangan panas, Anda bisa menggunakan AC atau kipas angin dengan kecepatan rendah, namun jangan langsung diarahkan ke bayi Anda.

 

Kondisi Demam yang Harus Diwaspadai

Umumnya, demam tidak perlu dikhawatirkan dan dapat diatasi dengan berbagai cara untuk menurunkan panas bayi di atas. Meski begitu, Anda tetap harus mewaspadai tanda-tanda demam yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan dari dokter. Tanda-tanda ini meliputi:

 

Demam dialami bayi di bawah usia 3 bulan dengan panas mencapai 38o C atau lebih

Demam dialami bayi usia 3-6 bulan dengan suhu tubuh mencapai 39o C atau lebih

Demam tidak kunjung membaik dan berlangsung lebih dari 5 hari

Demam disertai gejala muntah dan diare

Demam disertai dengan munculnya ruam merah

Demam memicu dehidrasi pada bayi yang ditandai dengan gejala mulut kering, popok kering, dan menangis tanpa air mata

Demam disertai kejang hingga hilang kesadaran

Demam membuat bayi terlihat sangat lemas

 

Jika demam belum juga reda dalam 3-4 hari meski berbagai cara menurunkan demam bayi di atas sudah Anda lakukan, Anda bisa memberikan si kecil obat penurun panas seperti parasetamol yang dijual bebas di apotek. Namun, pastikan Anda mengikuti anjuran pemakaian yang tertera pada kemasan.

 

Jika demam tidak kunjung reda dengan obat atau si kecil menunjukkan tanda-tanda yang perlu diwaspadai seperti disebutkan di atas, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Iklan Anda Disini
Iklan Anda Disini